Aher Ajak Lestarikan Pendidikan Pesantren

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menyatakan pesantren merupakan ciri khas Indonesia. Oleh sebab itu sebagai umat mayoritas mencapai 90 persen kaum muslimin wajib mempertahankan pesantren hingga kapanpun.

"Pesantren identik dengan kebanggan, gelora Allahu AKbar di masa perjuangan hadir di psantren. Sulit mencapai kemerdekaan dan apa yang diraih saat ini tanpa pesantren," tutur Heryawan saat menghadiri acara milad ke-81 Pondok Pesantren Alqur'an Cijantung Ciamis dan Haul ke-19 Al-Maghfurlahu KH. Moch. Sirodj, Minggu (10/4/16).

Menurutnya, menghadirkan peradaban pesantren menjadi kewajiban semua pihak. Pasalnya, di pesantren telah diajarkan penguasaan ilmu yg diesktrak dari Algur'an dan Al-hadist yg didalamnya bercerita tentang benar dan salah, baik dan tidak baik, boleh dan tidak boleh.

"Saya berharap ke depan alumni Ponpes Cijantung tidak hanya melanjutkan pendidikan yg lebih tinggi di UIN saja tetapi juga harus bisa tembus ke ITB, IPB, UNPAD, UI dan perguruan tinggi lainnya," jelasnya.

Pemprov Jabar, lanjut Heryawan, memiliki program beasiswa kuliah gratis apabila santri Ponpes Cijantung lulus di PTN dan hafal lebih dari 15 juz Alqur'an. "Peluang ini harus dimanfaatkan oleh para santri Ponpes Cijantung," ucapnya.

Pria yang akrab disapa Aher ini menyebut keseimbangan imtaq (ulum) iptek (fulun) menjadi keunggulan pesantren dibandingkan institusi pendidikan lainnya. "Inilah agama Islam agama keseimbangan, agama kekayaan dan kerohanian, agama untuk sukses di dunia dan akhirat. Keunggulan imani didukung keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Aher.

Aher pun menceritakan dalam sejarah Islam yang menasbihkan sembilan dari 10 sahabat nabi yang dijamin surga adalah sahabat nabi berkategori kaya raya. Maka dari itu, keseimbangan dalam kehidupan dunia dan akhirat telah hadir sejak awal sejarah Islam.

"Saya berharap para santri Cijantung dapat menjadi bagian dari kemajuan di masa depan, menjadi anak-anak hebat, pemimpin hebat, pengusaha hebat dan orang-orang kaya, bahagia di dunia dan akhirat," ucapnya.

Pengasuh Ponpes Alquran Cijantung, KH. Asep Saefulmillah Pengasuh Ponpes Al-Qur'an Cijantung menyampaikan kebanggaan dan penghormatan atas kehadiran Aher dengan sebutan Al-Mukarom KH. Ahmad Heryawan, karena menurutnya baru kali ini Jawa Barat dipimpin oleh sosok Kyai.

Kehadiran Aher di Jawa Barat diharapkan turut serta meneruskan dua mimpi besar dari pendiri Ponpes Cijantung-KH. Moch. Sirodj, yaitu menghadirkan santri pengamal Al-Qur'an dan menjadi khalifah fil ard untuk memakmurkan bumi.

Acara milad ini bertemakan "Revitalisasi Peran Pesantren dalam Menghadapi Perubahan Multi Dimensional Kontemporer" yaitu upaya untuk menghadirkan pesantren yang sejalan dengan nilai-nilai Islam rahmatan lilalamin, menjadi rahmat bagi semesta alam serta mampu memberikan solusi atas berbagai problemantika kontemporer yang dihadapi masyarakat era kekinian.
 
Sumber : http://www.inilahkoran.com/berita/jabar-kahiji/55597/aher-ajak-lestarikan-pendidikan-pesantren