image1 image2 image3 image4 image5

Wagub Nilai Kehadiran FPI Berdampak Positif Bagi Masyarakat

Kehadiran organisasi masyarakat (ormas) yang kerap melakukan razia penyakit masyarakat terkadang dirasa perlu agar keberlangsungan hidup yang lebih baik.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengatakan, ormas seperti Front Pembela Islam (FPI) sebenarnya memberikan aura positif agar penyakit masyarakat seperti minuman keras, prostitusi dan sebagainya dapat diredam.

Seperti diketahui, menjelang bulan Ramadan, ormas FPI melakukan razia terhadap warung-warung makan dan warung yang diduga menjual minuman keras.

Menurut Deddy, FPI melakukan aksi tersebut karena tidak ada pengawasan di masyarakat, baik itu dari warga ataupun aparat penegak hukum.

"Ada positifnya juga seperti pada saat Ramadan. Tetapi kehadiran mereka kan sebenarnya karena penegakan hukum dirasa masih kurang," kata Deddy. "Yang penting sweeping tetap santun dan tidak anarkis. Yang salah itu kan kalau sudah anarkis," tambahnya.

Deddy menambahkan, agar bulan Ramadan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya masyakarat dan para penegak hukum terutama pemerintah kota dan kabupaten untuk segera bertindak untuk menciptakan suasana yang kondusif.

"Kami sudah mengeluarkan surat edaran tentang ini. Tapi sifatnya cuma imbauan. Sayangnya Pemprov bukan penegak hukum, kekuatannya di situ doang," ujar Deddy.

Sumber : http://www.inilahkoran.com/berita-jabar/jabar-kahiji/57466/wagub-nilai-kehadiran-fpi-berdampak-positif-bagi-masyarakat